Minggu, 16 Juni 2013

Politik Dan Pertumbuhan Ekonomi

POLITIK DAN PERTUMBUHAN EKONOMI

            Dalam menyelidiki determinan (faktor-faktor penentu) bagi pertumbuhan ekonomi, kata Jan-Erik Lane dan Svante Ersson (Ekonomi Politik Komparatif. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1994). Kita dihimbau agar model-model pertumbuhan ekonomi dari ilmu ekonomi tradisional digantikan dengan model-model baru yang memperhitungkan dampak fenomena politik terhadap tingkat perubahan perekonomian secara keseluruhan. Sejumlah faktor-faktor politik sering ditonjolkan sebagai penyebab atau syarat penentu atas beragamnya pertumbuhan ekonomi di berbagai negara. Menurut salah satu aliran pemikiran, mekanisme institusional dari sistem politik telah menurunkan fungsi kondisi-serba lebih-dari cukup dalam menentukan kadar kepekaan institusional. Sementara itu pendapat lain mengatakan bahwa perumusan dan pelaksanaan kebijakan pasar industri mutlak penting bagi pertumbuhan ekonomi secara cepat. Meskipun demikian, masih dipersoalkan apakah dilibatkannya variabel-variabel politik benar-benar bermakna dalam upaya memahami pembangunan ekonomi di berbagai negara.
            Pertumbuhan ekonomi biasanya dilihat sebagai suatu variabel endogen yang ditentukan oleh variabel-variabel ekonomi eksogen, yang bersama dengan satu atau dua instrumen variabel dapat dimanipulir dengan menggunakan kebijakan ekonomi. Olson memperkenalkan konsep Radon yang merupakan suatu terobosan ketika Olson secara gemilang menguraikan bahwa variabel politik terpenting yang secara mendasar mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di negara-negara kaya adalah pengapuran (proses suatu hal menjadi kaku) atau sklerosa institusional. Sklerosa institutional berkaitan erat dengan sebuah konsep yang sudah populer dalam ilmu politik, yakni konsep modernisasi atau kepemimpinan modern. Modernisasi merupakan kebalikan dari sklerosa institutional dan kadar sklerosa institutional mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi negara-negara kaya secara negatif (artinya semakin besar sklerosanya, maka akan semakin sulit memacu pertumbuhan ekonomi).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar