Minggu, 16 Juni 2013

Sifat-Sifat Informasi

Sifat-sifat Informasi
            Informasi merupakan sumber daya ekonomi yang berharga, misalnya seseorang yang mengetahui informasi lebih tentang tempat dimana ia dapat membeli barang-barang yang berkualitas tinggi dengan harga yang lebih murah, dapat merenggangkan anggaran mereka lebih jauh dari pada mereka yang tidak mengetahui informasi tersebut.
            Mendapatkan informasi dan memanfaatkannya dalam melakukan transaksi pasar merupakan kegiatan yang dalam banyak hal berbeda dengan jenis-jenis transaksi ekonomi lainnya. Sifat khusus informasi yang paling penting adalah bahwa informasi mungkin tidak murni merupakan barang swasta (private good) bagi orang yang memperolehnya. informasi memiliki beberapa karakteristik dari barang publik (public good) dalam arti bahwa banyak orang yang dapat memanfaatkannya. Contoh penting dari sifat ini adalah temuan ilmiah. Sekali temuan ilmiah dihasilkan, informasi dari temuan ini relatif terbuka bagi setiap orang. Sangat sukar bagi seorang penemu untuk merahasiakan teknologi penting yang baru saja ditemukannya, khususnya jika itu digunakan untuk menghasilkan produk yang dijual secara terbuka di pasar.
            Banyak kegiatan pemerolehan informasi lain yang memberikan manfaat samping bagi pihak ketiga. Misalnya informasi dari pengujian produk oleh pemerintah dan pihak swasta yang disebarkan secara luas. Tetapi barangkali cara terpenting untuk menyebar-luaskan informasi yang diperoleh secara privat (privately acquired) adalah melalui dampaknya terhadap harga pasar. Contohnya jika orang melihat bahwa merek pesawat televisi tertentu lebih unggul daripada merek-merek lain, harga merek yang lebih baik ini mungkin naik karena lebih banyak orang yang menginginkannya. Demikian pula, bila orang menyadari bahwa suatu produk tertentu ternyata tidak aman, harganya dapat jatuh.
            Informasi itu sendiri tidak mudah didefinisikan, tidak seperti barang ekonomi lainnya yang telah kita pelajari, sejauh ini jumlah informasi yang dapat diperoleh dari berbagai tindakan tidak di definisikan dengan baik, dan informasi yang di peroleh tidak homogen diantara para penggunanya. Bentuk-bentuk informasi yang berguna secara ekonomis semata-mata terlalu beragam untuk dilakukannya pencirian harga-jumlah seperti yang kita pergunakan untuk barang-barang lainnya.
            Informasi bersifat tahan lama dan mempertahankan nilainya setelah dipergunakan, tidak seperti sebuah makanan yang hanya dapat dikonsumsi sebanyak satu kali. Contohnya, pengetahuan tentang angka penjualan tertentu dapat dipergunakan oleh orang banyak, tidak hanya digunakan oleh orang yang menemukan informasi tersebut, tetapi orang lain yang berada disekitar nya pun akan mengetahui informasi tersebut. Orang disekitarnya dapat memperoleh manfaat dari informasi itu sekalipun mereka tidak mengeluarkan apapun untuk memperolehnya.
            Informasi memiliki ciri-ciri sebagai barang publik yang murni, yaitu informasi tersebut bersifat nonrival dalam hal bahwa orang lain dapat menggunakannya dengan biaya nihil dan nonekslusif, dalam hal bahwa tidak ada seorang individu pun yang dapat mencegah orang lain untuk menggunakan infomasi tersebut. Contoh klasik dari sifat-sifat ini adalah sebuah penemuan ilmiah baru, ketika beberapa orang prasejarah menemukan roda, orang lain dapat menggunakannya tanpa menguragi nilai penemuan ilmiah tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar